Beranda > Mainan Tradisional > Meriam Bambu

Meriam Bambu


    Memasuki bulan ramadhan, musim kembang api & petasan lagi. Ada yang spesifik di bulan ramadhan yaitu meriam bambu. Pada genreku dulu terutama di masa sekolah dasar,biasanya untuk mengisi waktu luang liburan puasa teman teman memainkan meriam bambu. Di tempatku meriam bambu ini di sebut “long bumbung” entah apa artinya,yang jelas kalau menyebut long bumbung semua sudah tahu apa yang dimaksut.

    Sesuai namanya meriam bambu ini terbuat dari bambu sekitar 3 meter yang di bobok sekat sekat ruasnya sehingga jadi mirip pipa bambu saja layaknya. Di bagian ujung bawah ruasnya tidak di bobok, hanya dibuat lubang untuk mengisi minyak & memasukkan sumbu api.

    Cara memainkan meriam bambu diletakkan miring sekitar 45 derajat seperti meriamlah,setelah minyak tanah dimasukkan lalu disulut. Dan efek suara ledakan mulai terdengar.

Meriam banbu saat dimainkan

Meriam banbu saat dimainkan

meriam bambu sedang dimainkan

meriam bambu sedang dimainkan

        Menurut pendapatku,permainan ini tidak membahayakan. Akibat yang sering terjadi adalah bulu alis yang terbakar karena kena uap panas saat meniup lubang sumbu. Permainan ini akan sedikit berbahaya bila sudah melibatkan benda benda yang di pasang di moncong meriam. Seringnya yang dipasang adalah kaleng kaleng bekas. Kaleng kaleng ini akan terlempar saat meriam di sulut & meledak. Terlebih bila minyaknya di tambah karbit,maka efek ledakan makin keras.

    Di masa sekarang Aku sudah tidak pernah lagi menemui anak anak memainkan long bumbung. Mungkin pergeseran kebiasaan bermain anak anak sekarang yang diarahkan oleh orang tuanya ke permainan yang lebih aman & bersih,bisa juga karena seringnya ada himbauan dari pengurus kecamatan agar tidak memainkan petasan & sejenisnya, Tapi entahlah di daerah sobat mungkin masih ada yang memainkan.

 

 

 

Sumber;

http://www.antarafoto.com/seni-budaya/v1312779913/meriam-bambu

http://www.antarafoto.com/spektrum/v1279115119/meriam-bambu

 

 

  1. 13 Juli 2013 pukul 01:22

    kalau di saya namanya lodong:mrgreen:

    • 16 Juli 2013 pukul 20:33

      Lodong itu stoples kaca buat wadah makanan di daerah Saya:mrgreen:

  2. 15 Juli 2013 pukul 09:06

    ninggonku jenenge bledosan, marai kelingan cilikanku
    http://sarikurnia980.wordpress.com/2013/07/15/produk-suzuki-thailand/

  3. 16 Juli 2013 pukul 20:20

    masih ada di tempatku sekarang mas,,, karena mesiunya yang dari karbit masih mudah di dapat..

    Nostalgia iki ceritane.. 😀

    • 16 Juli 2013 pukul 20:37

      Wahh masih ada yah ?😀 Sudah beberapa tahun ini Saya nggak nemu,mungkin anak anak sudah ganti mainan yang lebih modern🙂

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: