Beranda > Mainan Tradisional > Bedil Bedilan

Bedil Bedilan


    Sobat yang mengalami masa kanak kanak di daerah Jawa tengah & sekitarnya sepertinya tidak terlalu asing dengan mainan berbahan alami yang satu ini. Kalau dulu di lingkunganku mainan ini disebut “bedil – bedilan” sesuai profil tampilannya yang seperti bedil atau senapan. Mainan sekali pakai berbahan batang daun pisang.

    Pembuatannya sangat mudah,cukup ditakik pada batang daun pisang maka bisa dibengkokkan sesusai keinginan pembuatnya. Pengikatnya cukup dengan pelepah pohon pisang & lidi,kadang juga karet gelang. Bisa juga langsung dipotong & dibuatkan lubang untuk pegangannya. Dan bisa diberi effek suara,cukup dengan mengupas kulit batangnya sekitar 10 sampai 15 cm & dibiarkan tidak sampai putus di ujung kupasan maka saat di mainkan akan berbunyi plakk plakk plakk…

Bedil bedilan

Bedil bedilan

    Permainan ini kadang ada bersamaan kalau ada hajatan. Di tahun tahun yang lalu saat piranti plastik belum merambah ke berbagai produk,untuk keperluan kenduri atau selamatan besek tempat makanan terbuat dari anyaman bambu,& untuk rupa rupa makanannya sering dibuatkan wadah dari daun pisang yangdinamai “Sudhi”,nah… pembuatan wadah dari daun pisang yang bernama sudhi  ini yang sering meninggalkan sisa sisa batang daun pisang & batang daun pisang ini yang sering dipakai buat mainan anak anak antara lain ya bedil bedilan ini.

    Bagaimana Sobat ?, ada yang pernah memainkan bedil bedilan dari batang daun pisang ??

Materi foto:

http://www.facebook.com/photo.php?fbid=474430592624011&set=a.162276997172707.42162.157518480981892&type=1&relevant_count=1&ref=nf

  1. 24 Mei 2013 pukul 08:30

    kelingan jaman cilik’anku
    http://sarikurnia980.wordpress.com/

    • 28 Mei 2013 pukul 23:48

      Pernah main bedil bedilan juga yah🙂

  2. redbike92
    24 Mei 2013 pukul 09:50

    wah jaman saya udah gak ada lagi mainan bedil2an ini oom😦
    kalau SD mainnya pake karet gelang sama penggaris butterfly 30cm
    murah meriah, kalau kena mata teman dimarahi pak guru😀

    • 28 Mei 2013 pukul 23:49

      Ya ya… yang itu suka dimainkan di sekola SD saat jam istirahat🙂

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: