Beranda > Melihat Sekeliling, Opiniku > Saat Aku Menggunakan Angkutan Umum

Saat Aku Menggunakan Angkutan Umum


    Suatu pagi di hari minggu yang cerah. Sesuai rencana dari minggu sebelumnya berniat ke bengkel resmi Suzuki di kota Cilegon. Sekitar jam sembilan berangkat dari rumah naik Smash yang mau dikerjakan. Lalu lintas tidak terlalu ramai pagi itu sehingga hanya sekitar tiga perempat  jam perjalanan sudah sampai tujuan. Parkir & langsung ke meja pendaftaran. Sempat melihat sekilas di area workshop ternyata sudah ada antrian & ada beberapa sedang dikerjakan. Pengerjaan rencana sehari (soalnya servis besar) spare part pesanan sudah ada jadi tinggal dipasang saja ngeganti yang lama.

Suzuki Mahkota Inti Sejahtera

Suzuki Mahkota Inti Sejahtera

    Belum lama duduk di ruang tunggu sambil lihat lihat motor display,Hp bunyi,ada relasi nelpon minta datang secepatnya. Walaupun lagi libur tapi untuk urusan kerja masih aku jabanin,segera keluar jalan kaki motor masih di antrian servis. Jalan ke pertigaan Sukmajaya (sekitar 2 Km) dari bengkel lanjut naik ojek menuju  perum “Taman Cilegon”  tidak terlalu jauh,sekitar limabelasmenit perjalanan. Hanya mengambil berkas kerjaan lalu balik lagi ke bengkel Suzuki. Ongkos ojek Rp 15,ooo pulang pergi.

Pangkalan Ojeg Sukmajaya/ Pertigaan Ramayana

Pangkalan Ojeg Sukmajaya/ Pertigaan Ramayana

    Sesampainya di bengkel dapat informasi kalau ada part lain yang rusak sedangkan partnya harus pesan. apa boleh buat,motor Aku tinggal di bengkel. Menjinjing helm keluar bengkel,pulang naik angkot Rp 3000. Turun dari angkot lanjut naik ojeg sampai depan rumah Rp 5000. Jadi hari itu Aku keluar uang Rp 23.000. Saat masuk rumah Aku sempat tercenung sebentar “Untung saja Aku tidak mengandalkan transportasi umum untuk bekerja”

    Mungkin ini sebagai gambaran kecil saja sebagai penjelasan kenapa sebagian besar masyarakat kita memilih motor sebagai moda transportasi sehari hari… jelas efisien & hemat🙂 Ada tambahan ??

  1. 17 Mei 2013 pukul 08:42

    hati2 di angkutan umum gan. banyak preman dan copet
    http://sarikurnia980.wordpress.com/

    • 17 Mei 2013 pukul 10:46

      Transportasi umum yang murah & aman… tahun berapa nanti ya ?

      • 17 Mei 2013 pukul 10:49

        kurang tau gan, semoga saja polisi bisa mengatasi semuanya

        • 17 Mei 2013 pukul 10:52

          Harus mulai dari mana Sob ? 😀

          • 17 Mei 2013 pukul 10:53

            ditertibkannya angkot dan perbanyak polisi yg jaga di tempat2 umum. jangan sembunyi di tikungan/habis lampu merah. wkwkwk

            • 17 Mei 2013 pukul 11:06

              Dari crew angkutan,sebaiknya di rubah sistemnya,bukan setoran lagi tapi gaji bulanan,jadi nggak ada lagi istilah kebut kejar setoran CMIIW…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: