Beranda > Permotoran, Tentang Aku > Motor Pertamaku

Motor Pertamaku


    Bersih bersih rak perkakas,ketemu lagi sama part bekas motor pertamaku. Mumpung sempat,jadikan bahan tulisan saja. Sambil mengingat ingat sama motor itu.

    Tahun 2007,pasca ditutupnya perusahaan tempat kerjaku dulu sempat dapat uang ala kadarnya dari perusahaan. Untuk bisa tetap melanjutkan cari nafkah buat sehari hari kuputuskan beli motor,tidak baru yang penting layak & bisa buat kaki kemana mana. Sempat survay survay mokas. Akhirnya di dapat honda astrea grand lansiran 1997 sesuai harga pasaran waktu itu 4 juta. Dengan sedikit nyawer ke mediator,selesai urusan 4,125 jt. Masih ingat nopolnya A2475PC (Banten/Rangkasbitung). Sekilas di amati masih bagus,suara juga masih enak. Bungkus bawa pulang.

Model & stripingnya Sama Dengan Yang Ini

Model & stripingnya Sama Dengan Yang Ini

    Sudah jadi hal lumrah kalau mokas yang sudah berumur selalu saja ada PRnya. Hal ini juga berlaku untuk motor grand 97 ini. Accu sudah tewas,kabel body berantakan,speedometer tidak jalan,oli ngrembes,kulit jok sobek,itu yang langsung terlihat & dibenahi. Rogoh kantong lagi hampir 500 ribu. Baru setelah itu siap berlaga.

    Motor grand itu berhasil menunaikan tugas membantu cari nafkaf sejak 2007 hingga berpindah ke pemilik berikutnya tahun 2011. Banyak kisah terlewat bersama motor ini. Berpanas panas & hujan hujanan cari receh🙂 keluar masuk perusahaan buat ngelamar kerja,antar jemput pacar🙂 hingga bekerja lagi di finance, sampai terakhir waktu itu di perbankan masih pakai motor itu.

    Sempat turun mesin dua kali, kali pertama karena pompa oli yang rusak hingga merembet ke mana mana,keduanya kalinya malah tukar daleman mesin sama motor tahun 2007.

    Secara mesin,motor ini tidak menyusahkan,jarang mogok. Durabilitas juga bagus,hemat bahan bakar. Sempat kecelakaan dua kali,kali pertama tabrakan sama motor ojeg di prapatan,kali kedua ndlosor karena jalan jelek & minim penerangan (pas jalan malam Sob).

      Tahun 2011,karena pindah kerja & kondisi motor makin memburuk maka dipensiunkan di gantikan sama Blade hingga saat ini. Kondisi terakhir saat di pensiunkan adalah kolong yang kropos, shock breaker belakang mati,shock depan bocor semua, accu tekor,frame lampu lepas,kabel speedo putus,ban belakang botak,rem nyeplos,engsel jok hampir lepas,batok sudah di ikat/soale buat baut udah rusak semua. Sempat vaccum tidak jalan sekitar dua bulan, lalu dibeli orang 1,2 juta kondisi apa adanya plus mati pajak & STNK sudah mau habis.

Yang Tersisa Dari Grand

Yang Tersisa Dari Grand

    Kabar terakhir motor ini di fungsikan buat motor kebun, dipakai untuk mengangkut hasil kebun. Surat suratnya sudah tidak di urus lagi karena sudah tidak dipakai ke kota (duuh.. ngenes tenan)

    Kadang ada keinginan beli grand lagi,tapi buat apa,pakai blade atau smash saja sudah cukup untuk kerja sehari hari,hidup terus berlanjut,yang sudah ya sudah..,pakai saja yang ada sekarang.

  1. 29 Maret 2013 pukul 23:37

    maknyusssss banter iku

  2. 1 April 2013 pukul 09:38

    sangat bandel dan irit, dulu ane juga punya sampai bosan. terus tak jual, wkwkwkwk

  3. 5 April 2013 pukul 10:08

    yang penting masih bisa jalan

    • 5 April 2013 pukul 11:07

      Betul Sob,terimakasih sudah singgah, jaya “Bikermart”

  4. 24 Agustus 2014 pukul 10:01

    aq jg punya

  5. dapras
    24 Agustus 2014 pukul 10:09

    yg penting rejeki lancar. pancal lalu tancap gas. biar jadul tapi masih kenceng.

  6. kubi
    24 Agustus 2014 pukul 10:12

    ihik ihik

  7. kubi
    24 Agustus 2014 pukul 10:14

    kenceng

  8. dino
    24 Agustus 2014 pukul 10:15

    bagus bagus

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: