Beranda > Melihat Sekeliling, Opiniku, Sepanjang Perjalanan > Berkendara Malam Semakin Tidak Nyaman

Berkendara Malam Semakin Tidak Nyaman


    Sebagai pekerja motoris yang sebagian besar jam kerjanya habis di jalan sudah cukup banyak waktu terlewati di jalan raya. Sering juga karena urgensinya pekerjaan sampai malam baru pulang. Dalam beberapa tahun belakangan ini kondisi berkendara malam secara perlahan kian berkembang. Kalau menurut pendapatku makin ramai karena pertambahan populasi kendaraan bermotor.

    Masa masa awal sebagai pekerja motoris kalau dahulu rasa was was bila melewati daerah sepi sehubungan masalah keamanan di jalan, kalau sekarang beda,kekhawatiran ada pada keselamatan selama di jalan terkait soal kepadatan lalu lintas.

    Ada beberapa hal yang jadi masalah ketidak nyamanan sebagai pengguna jalan, ini dari segi kondisi seputar jalan & perilaku pengguna jalan. Berikut beberapa yang jadi catatanku;

  • Kondisi jalan; Sudah jadi hal umum setelah musim hujan lewat disusul aspal yang bolong bolong. Hal lain masih seputar kondisi jalan adalah kurang koordinasi antar instansi sehingga proyek tumpang tindih seakan tidak terencana. Satu contoh; Baru beberapa bulan perbaikan jalan di aspal hotmix mulus… eh datang tukang gali,entah buat saluran fiber opticlah,saluran gaslah,gorong gorong atau apalah…,& setelah itu meninggalkan jejak bekas urugan yang tidak rapi.. Apa nggak sebaiknya dikoordinasi dulu biar nggak buang buang uang negara.
  •  Penggunaan mika transparan untuk lampu belakang. Ini sering ditemui pada kendaraan R2. Lampu belakang seterang lampu taman itu faedahnya apa ? Cuma memprovokasi & berpeluang mencelakakan pengguna jalan dibelakangnya.
Mika belakang Transparan

Mika belakang Transparan

  • Menyalakan lampu jauh secara terus menerus. Ini juga mengganggu pengendara dari arah depan karena efek silau.
Indikator lampu warna biru dengan garis garis mendatar. Bila menyala berarti mode lampu jauh "on"

Indikator lampu warna biru dengan garis garis mendatar. Bila menyala berarti mode lampu jauh “on” 

  • Berkendara dengan lampu utama mati. Ini kadang karena bohlamp putus/kerusakan kelistrikan atau ada yang sengaja tanpa lampu. Sangat berbahaya saat malam di jalan yang minim penerangan.
  • lain lain.. silahkan tambah sendiri🙂

   Sebagai masyarakat sesama pengguna jalan,Aku hanya ingin menyampaikan agar senantiasa hati hati di jalan. Seribu satu kemungkinan bisa saja terjadi. Keep safety  Broo…

 

Materi foto;

http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/293960-lampu-yang-menyilaukan

Referensi;

http://edorusyanto.wordpress.com/2012/03/06/lagi-ketemu-lampu-yang-menyilaukan/

  1. 12 Februari 2013 pukul 08:39

    paling sebel kalau ketemu mika stoplamp bening tp lampunya tidak diganti…

    • 12 Februari 2013 pukul 16:14

      Pengen mecah saja ya..

    • 12 Februari 2013 pukul 16:24

      Mas Bimo, minta ijin blognya Saya pasang di blogrol..

  2. redbike92
    12 Februari 2013 pukul 14:45

    rawan kejahatan oom
    sekarang katanya di daerah saya lumayan banyak
    rampok kepruk kepala
    jadi motor yang jadi inceran
    dideketi, ridernya kepalanya dikepruk linggis😈🙄

    • 12 Februari 2013 pukul 16:13

      Penjahat makin nekad, waspada…!!!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: