Yang Terlupakan


    Bikin judul postingan kayak judul lagu Iwan Fals🙂 Jangan jangan mau ngobrolin lagu jadul lagi nih ?😀😀 Tenang sob… kali ini nggak ngobrolin lagu jadul🙂 Lha itu judulnya kok “Yang Terlupakan” ? Oh itu… baik sini duduk dulu biar tahu ceritanya…

    Latar belakangnya begini.., kondisi perilaku berlalulintas belakangan  ini Aku rasa makin kacau. Satu contoh… Masih sering ketemu pengendara motor yang sembrono menggunakan lampu sign. Ada yang salah menyalakan arahnya,lampu sign nyala kanan tapi belok kiri atau sebaliknya. Ada yang belok tanpa menyalakan lampu sign,ada yang begitu menyalakan sign langsung belok (tanpa memberi jeda waktu untuk pangendara dibelakangnya untuk menyesuaikan arah laju) ada yang nyala lampu sign sepanjang jalan tapi tak kunjung belok🙂 Kadang bikin sebel & sangat berpotensi untuk kecelakaan.

    Lalu hubungan sama “Yang Terlupakan” apa ? … Begini Mas,Mbak.. Sedikit bernostalgia ( haayyaaahh…) waktu Aku masih belum sekolah,TK juga belum.. Ini ingatan paling lampau mungkin juga itu kali pertama Aku naik motor (bukan mengendarai tentu saja :)) Waktu itu kakak lelaki yang tertua sudah bekerja. suatu hari pulang dengan membawa motor (tentu saja milik majikan) honda C70 masih kinclong (tampaknya masih gress keluar dealer) Sempat Aku diajak berkeliling kampung naik motor,duduk dimuka  Pak Kusir  Tiap kali belok di perempatan selalu ada bunyi yang mirip sama HP monoponik kalau di masa sekarang hanya tidak terlalu nyaring. Sumber suara ada di sebelah kiri di bawah stang. Benda berbentuk bulat dengan lubang ram berlubang lubang di bagian muka,mirip mirip ram speaker mini compo.

    Pengalaman hari itu segera terlupa tertutup kegiatan masa kanak kanakku. Tapi,Aku selalu ingat kalau ada motor C70 melintas. Kadang terdengar lagi tiap motor jenis itu berbelok dengan lampu sign berkedip kedip. Hanya saja sangat disayangkan fitur ini tidak pernah lagi aku temukan di motor motor yang lebih modern. Padahal menurutku fitur ini masih penting untuk mengingatkan pengendara kalau alat itu berbunyi berarti sign masih menyala.

    Sobat kalau dari uraian di atas masih susah mambayangkan bagaimana alat ini (entah apa namanya) bekerja, mungkin gambaran gamblang yang mirip cara kerjanya ada di mobil (yang standart tentu saja). Tiap kali driver menyalakan lampu sign maka di bagian sekitar dashboard ada suara ” tek tek tek….” kurang lebihnya seperti itulah cara kerjanya.

    Sobat yang punya motor Honda C70 coba cek,ada tidak dibagian bawah stang bagian kiri? Sejauh pengamatanku di masa sekarang sudah tidak pernah aku temukan lagi,bahkan yang ngaku motornya ori standard C70 pun sudah tidak terpasang lagi alat ini,mungkin sudah soak termakan umur,atau sudah hilang di alam antah berantah.

    Sempat googling nyari gambar piranti ini di internet.. ketemu di poster jadul Honda C70,coba simak penampakannya berikut ;

Perhatikan yang di dalam lingkaran merah

Perhatikan yang di dalam lingkaran merah

Ini juga ada di lingkaran merah

Ini juga ada di lingkaran merah

Image1513

Satu lagi nih..

    Setelah mengamati tiga poster komersial di atas tentu kita sepakat kalau fitur ini memang standard asli dari produsen. Sedikit saran dariku buat produsen apapun merknya,alangkah baiknya fitur ini di adakan lagi. Sedikit tambahan cost produksi tak apalah toh itu banyak manfaat & feedbacknya akan baik untuk pencitraan perusahaan…nanti akhirnya ngefek ke profit juga kan ?

    Buat sobat,bagaimana fitur “yang Terlupakan” itu,masih perlu atau tidak ? Atau ada pengalaman tentang hal ini, boleh tuangkan di komentar🙂

Materi foto:

http://dunialawas.blogspot.com/2011/08/poster-honda-c70.html

http://djejakmasa.blogspot.com/2010/10/iklan-honda-c70-mk2.html

  1. 14 Januari 2013 pukul 09:18

    dulu di bebek 2tak yamaha juga ada yg pakai fitur itu..
    tp mungkin kurang disukai, jadi rata2 dihilangkan….
    secara fungsi memang bagus, tp estetikanya kurang😀

    • 14 Januari 2013 pukul 14:26

      Mungkin iya masalah estetika penempatannya,atau ridernya tidak suka ada suara yang mengingatkan. Hanya menurut Saya fitur ini di masa sekarang masih perlu🙂 . Yang di yamaha seingat Saya pernah ada juga cuma yang type apa Saya lupa,suaranya juga lebih keras🙂

      • 14 Januari 2013 pukul 14:29

        iyo mas…
        memang suaranya keras banget.
        sebenarnya perlu juga, tp dibikin gak terlalu keras gitu kali..😀

        • 14 Januari 2013 pukul 14:39

          Sependapat, kalau nggak salah ingat,itu di yamaha alfa (benerno yen Aku salah) Makasih singgah lagi🙂

  2. 16 Januari 2013 pukul 07:45

    saya baru tahu soal itu😀

    • 16 Januari 2013 pukul 13:08

      Iya,soalnya fitur itu sudah tidak ada lagi di motor motor masa sekarang. Terimakasih singgah lagi🙂

  3. redbike92
    17 Januari 2013 pukul 11:52

    iya ya
    Honda NF yang turunannya Honda C70 kok gak ada buzzer-nya ya:mrgreen:
    Honda Astrea aja rasanya gak ada😦

    btw ini motor idaman bapak saya waktu masih SMA🙂
    karena gak ada duit, sama kakek dibeliin Yamaha V80 yang dulu harga barunya lebih murah😀

    • 17 Januari 2013 pukul 20:14

      Padahal secara fungsi masih perlu kan ? V80 pengen juga nih satu saat bahas motor ini. Ada aspek yang bisa di bahas🙂 & kebetulan Saya suka lihat lihat motor tuwir😀 ,Mas Felix ada bahan ?

      • redbike92
        18 Januari 2013 pukul 13:25

        hehehe
        kalau soal motor tuwir lokal (atau yang dijual di asia tenggara, oom Nugros (http://dwinugros.wordpress.com) dulu sering banget bahasnya – ya lumayan komplitlah menurut saya😀

        kalau yang dari luar negeri, setahu saya di http://thevintagent.blogspot.com/

        tapi kalau mau cari di google, juga lumayan banyak kok oom infonya😀

        • 18 Januari 2013 pukul 21:59

          Betul,kalau tentang motor jadul blog Dnug jadi favorit,betah Saya baca disana. Hanya tampaknya rada surut ngeblognya. Kalau Vintage kayaknya udah langganan fervi facebooknya, tapi coba Saya mau nengok yang di blogspot. Terimakasih infonya Mas Felix🙂

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: