Beranda > Melihat Sekeliling, Opiniku > Tiga Motor Lenyap

Tiga Motor Lenyap


    Dapat berita dari surveyor, seorang konsumen finance yang baru dua bulan ngangsur motor Supra X 125, motornya lenyap di halaman masjid saat di tinggal sholat tarawih. Wadhuh gaswatt nih,maling makin nekad. Di tempat ibadah berani kriminal.

    Di minggu yang sama,konsumen yang lain harus merelakan Honda Beat yang baru di angsur  tujuh bulan,lenyap diambil “kumbang pemetik motor” saat di tinggal kerja anak perempuannya.

   Di minggu sebelumnya,naas menimpa seorang kawan. Yamaha Vixionnya juga lenyap dibawa “calon pembeli” yang katanya test drive dulu (tapi nggak balik balik ) Hedeewh..sampai jamuran nunggunya.

    Dari tiga kejadian di atas ada hal yang bisa dikata sama/mirip. Adalah memanfaatkan kelengahan pemilik,posisi motor ada di luar rumah,waktu yang berdekatan (sama sama bulan ramadhan),farian motor yang banyak peminatnya.

    Sebagaimana kita memahami bersama bahwasannya jelang lebaran kebutuhan belanja meningkat. Mending bagi yang mendapat THR,sedikit banyak bisa membantu untuk biaya belanja,bagi yang tidak bijimane coba ? Beruntung sekali sebagian besar masyarakat kita sudah terlatih untuk sederhana,tidak memaksakan diri,mensiasati keadaan secara arif. Hanya saja ada yang tidak bisa menerima keadaan sehingga mencari jalan pintas,mengambil yang bukan haknya,yang penting happy ada uang buat berlebaran.

   Mensikapi kondisi dewasa ini (haayaah… koyok narasi film dokumenter🙂 ) kita sebaiknya lebih waspada menjaga asset yang kita miliki, sedikit repot pasang pengaman ekstra tak apalah toh itu juga mencegah berjuta juta kerugian,nak iyo tho yoo…

   Terakhir ada tambahan keamanan dari fan page “Koleksi Foto Kota Jogja” (ijin copas ya ).Semoga ada manfaat.

  1. 12 Agustus 2012 pukul 01:13

    😯 ,. harus waspada euy

  2. redbike92
    12 Agustus 2012 pukul 19:08

    Wah waspada bulan ramadhan kejahatan tambah meningkat😈
    nih modus baru oom😈
    http://redbike92.wordpress.com/2012/08/12/hati-hati-sama-rampok-betina/

    • 12 Agustus 2012 pukul 19:53

      Betul saling mengingatkan, mudah mudahan penjahat penjahat itu mendapatkan pencerahan..,mertobat menyadari kesalahan.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: