Beranda > Opiniku, Permotoran > Waspada Perlintasan

Waspada Perlintasan


    Tiap kali Kita ngobrolin perlintasan kereta selalu berkembang ke cerita serem tentang musibah di tempat itu. Memang acap kali kecelakaan terjadi & dari berita berita yang Kubaca penyebabnya sebagian besar berawal dari human error.bisa dari awak kereta berikut sarana pendukungnya,bisa juga dari pengendara mobil/motor yang melanggar jalur kereta yang mau lewat. Tapi kali ini Aku lagi males cari cari siapa yang error🙂

    Perlintasan kereta,Aku yakin hampir semua pernah melewatinya,sangat banyak di temui di negeri ini. Ada yang melintang di bawah jembatan jalan raya,di atas jalan raya,di atas sungai,ada yang di dalam kota tepat membelah perkampungan.ada yang pakai penjaga & ber portal ada juga yang polos los tanpa portal & penjaga. Sejauh yang Aku alami sepanjang kesana sini naik motor ya aman aman saja selagi mengikuti aturan & lihat situasi kanan kiri saat mau melintasi. Hanya saja ada jenis perlintasan yang perlu ekstra hati hati kalau melintas. adalah perlintasan kereta yang jalurnya menyerong /miring dari arah  jalan.

    Pernah ada pengalaman dua kali kepleset,dikarenakan kondisi jalan habis hujan dan ban motor yang semi gundul mencoba melintasi rel menyerong dengan hasil motor berputar sekitar 45 derajat & lengan serasa kepuntir🙂 beruntung tidak sampai kebanting & lalu lintas tidak ramai.

Terlihat seorang motoris kesulitan melintas

    Dan mumpung jelang arus mudik yang beberapa minggu lagi,buat yang berencana mau mudik pakai motor,waspadai perlintasan kereta terlebih jalur yang jarang dilewati.mudah mudahan sedikit tulisan ini berguna buat mudikwan & mudikwati semua.

Kategori:Opiniku, Permotoran
  1. 28 Juli 2012 pukul 23:56

    aneh bro kalo di mari kadang2 ada perlintasan yang udah di kasih penghalang tapi banyak yang menyerobot gtu ,.,.,.

    • 29 Juli 2012 pukul 00:03

      Apa kabar Bro ? Yah begitulah kompleksitas lalu lintas, Memang masih banyak yang harus dibenahi,awalnya dari manusianya IMHO..

      • 29 Juli 2012 pukul 00:05

        alhamdulilah baik😀 , kalo ane ga tau knp kalo lewat perlintasan kereta suka deg-deg an ,.,.,

        • 29 Juli 2012 pukul 00:13

          Amati sekitar,ekstra kesabaran

  2. 29 Juli 2012 pukul 08:07

    di tempat tinggalku juga relnya miring gitu, bro..
    banyak yg kepleset terutama cewek2 gara2 besi rel lebih tingi daripada aspal.
    harus tegak lurus kalo nglewati rel miring gitu..

    • 29 Juli 2012 pukul 09:05

      Memang sudah umum rel kereta lebih tinggi dari aspal jalan. Upaya perbaikan sering di lakukan tapi tidak bertahan lama. Beberapa bulan juga kembali terkelupas. Trimakasih singgah pagi pagi🙂

  3. z1rider
    31 Juli 2012 pukul 06:19

    Harus waspada, apalagi rel terhadap jalan, posisinya miring gitu🙂

    • 1 Agustus 2012 pukul 19:24

      Ndlosor tanggung sendiri 🙂

  4. redbike92
    2 Agustus 2012 pukul 14:03

    betul betul betul
    setuju sama pendapat oom Kelana
    kalau lewat rel harus pelan2 dan usahakan motor jangan sampai posisinya miring
    pernah dulu pas pulang kuliah karena bawa motor kebanteren, ngelwati rel sampai mau ngawang wuzz
    untung gak jatuh
    kapok dah habis gitu

    • 2 Agustus 2012 pukul 20:24

      Ban gundul jangan di piara 🙂 Suwun Mas Felik sudah singgah

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: