Motor Ambyar


Sudah kita ketahui bersama bahwa sebagian besar kepemilikan sepeda motor di negara kita melalui lembaga pembiayaan. Banyak lembaga pembiayaan bisa dipilih oleh calon konsumen. Sebagian nurut saja terserah outlet memasukkan aplikasi,sebagian yang sudah punya kesan baik dengan satu pembiayaan akan meminta dimasukkan ke lembaga pembiayaan yang dikehendaki.

        Proses survay relatif cepat. Dan unit yang dimaksut dikirim.  Bulan berikutnya mulai ngangsur sesuai tenor & besaran angsuran yang disepakati. Berbulan bulan seperti itu. Hanya saja selama masa angsuran yang berbulan bulan itu acap kali si sepeda motor mengalami musibah yang menimbulkan kerusakan kadang ringan kadang cukup fatal.

        Bila konsumen masih minat memiliki sepeda motornya ya tetap di bayar & diperbaiki. Namun, ada kalanya konsumen beranggapan sepeda motor kalau sudah mengalami kecelakaan akan membawa naas terus jadi mending di jual/dikembalikan. Ada juga karena pertimbangan biaya pengobatan akibat kecelakaan & biaya perbaikan kendaraan yang besar maka direlakan saja kembali ke lembaga pembiayaan. Sepeda motor balik selesai urusan terbebas dari ikatan perjanjian.

Pejaten 09-05-12

Ilustrasi saja

Ilustrasi saja

Ilustrasi lagi

Dan ilustrasi lagi

Dan ilustrasi lagi

    Oleh perusahaan pembiayaan selanjutnya sepeda motor dilelang dalam kondisi apa adanya. Oleh pembelinya di rekondisi lagi & dijual sebagai motor bekas atau juga untuk dipakai sendiri.

  1. 22 Juli 2012 pukul 12:38

    juragan rosok berjaya nih.:mrgreen:

    • 22 Juli 2012 pukul 12:43

      Beda Bro,Kalau yang kayak begini terus di rekondisi oleh pedagang/pembeli motor bekas. Mereka juga sudah ada estimasi untuk perbaikan jadi tetap untung🙂

  2. z1rider
    22 Juli 2012 pukul 14:12

    Wah, jadi takut mau beli second. Apalagi kalau ternyata bekas balap liar, yang ridernya meninggal karena kecelakaan pakai motor yang bersangkutan😦

    • 22 Juli 2012 pukul 14:21

      tak perlu takut Bro, Kalo beli motor bekas baiknya ajak teman yang “ngerti” motor. atau beli yang kita tahu riwayatnya. & tidak semua motor bekas itu hasil rekondisi,banyak juga yang masih good.🙂

  3. 22 Juli 2012 pukul 14:39

    Jadi yg gitu2 yg bakal direkondisi tu ya?

    • 22 Juli 2012 pukul 14:51

      Untuk foto 1 itu hanya ilustrasi saya dapat motret dari kecelakaan di jalan kelanjutannya tidak tahu. Ilustrasi foto 2, motor sudah dikembalikan,kemungkinan sudah dilelang.

  4. 22 Juli 2012 pukul 21:04

    kalo menurut ane ,, beli motor bekas langsung ke pemakai motor tsb yang mau jual motorya,,tp tetep aja sih ya harus pinter2 ngecek kondisinya ,,.,.

    • 22 Juli 2012 pukul 21:59

      Betul itu..,baiknya beli motor bekas yang kita tahu riwayatnya. Di tulisan berikutnya akan saya tulis sisi baik sepeda motor bekas. Mudah mudahan jadi perimbangan. Trimakasih sudah mampir Bro..

  5. redbike92
    23 Juli 2012 pukul 16:27

    itu mio kenapa ya

    apa kalau mau aman, beli motor bekas dari temen baik atau saudara deket ya, kan paling ga kita tahu riwayat motor itu.
    kALAU kenapa napa
    kan masih gampang diprotes😀

    • 24 Juli 2012 pukul 00:22

      Xeon itu crash mengakibatkan shock breaker mlesat ke arah dalam berikut velg & disc brake ikut bengkok. trik koyok Mas Felik sampaikan itu bener. Tapi ada juga lho pedagang motor bekas yang kasih garansi & servis. Biasanya motornya bekas tapi yahud 🙂

      • redbike92
        24 Juli 2012 pukul 10:09

        tapi kalau yahood gitu biasanya harganya yahud alias kelewat operprice😀

        • 24 Juli 2012 pukul 11:50

          Sesuai harga pasar Mas Felix, yang berani ngasih garansi & servis biasanya motor bekas yang dikredit. Kalau yang jreng ya biasanya putus tapi dengan persyaratan tertentu yang di sepakati penjual & pembeli 🙂

  6. 23 Juli 2012 pukul 23:43

    ada juga dari dealer trus yang di tampung lelang & dijual jadi part prethelan second hand #tetap halal kan 🙂

    • 24 Juli 2012 pukul 00:26

      Di sinyalir ada yang begitu menurut saya halal juga tapi pengetahuan saya masih abu abu jadi belum berani nulisnya 🙂

  7. Gogo
    24 Juli 2012 pukul 23:04

    klo kerusakaan parah bgt, emang mending direlakan..
    hrsnya msh dpt asuransi

    • 24 Juli 2012 pukul 23:12

      Trimakasih Om sudah singgah malem malem. Sayangnya pada sepeda motor,sejauh yang saya tahu tidak ada asuransi sepeda motor yang all risk, CMIIW

      • Gogo
        24 Juli 2012 pukul 23:14

        bener jg sih, trgntung sop ny saat ngredit..

        • 24 Juli 2012 pukul 23:19

          yah tergantung dari perjanjian akad kreditnya. Untuk bisa claim asuransinyapun tingkat kerusakannya juga harus persentase tinggi.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: