Beranda > Kekerabatan, Tentang Aku > Balas Budi

Balas Budi


    Bulan lalu Aku sempat beli satu celana jean’s setelah dapat penawaran dari seorang sahabat. Lumayan buat salin sehari. Dari beberapa merk yang ditawarkan Aku memilih merk “W” bukan karena merk tapi karena pricingnya aja yang pas. Pesan sesuai ukuran & warna. Lewat pembicaraan yang hanya beberapa belas menit disepakati realisasi dalam tempo empat hari,pembayaran cash setelah barang datang. Dan benar,sesuai kesepakatan & speck sesuai gambaran.

   Belanja cara seperti ini sudah hal biasa di lingkungan kita. Dari yang hanya sampingan dikerjakan anak sekolahan/mahasiswa,sampai yang memang profesional total melakoninya. Cara pembayarannyapun beragam sesuai kesepakatan,bisa cash,panjar DP bayar sisanya setelah barang datang,ataupun di cicil beberapa kali bayar. Ini adalah opsi lain dari cara belanja untuk mendapatkan barang selain pergi ke mall/distro/toko. Hanya sejauh yang Aku alami ada angle angle tertentu yang membedakan antara keduanya. Kedekatan personal antara penjual & pembeli,itu bedanya.

Aku beli celana itu karena memang perlu,& hal lainnya adalah mengingat hubungan baik dengan sahabat. bertahun tahun waktu terlewat tanpa ada masalah,kami sering saling bantu,pada saat saat kritis sahabat itu pertahanan terakhir bagiku,orang tua & keluarganya pun cukup dekat hubungannya. Intinya banyak jasa dari sahabat satu ini. Jadi bisa ketebak kan relevansinya antara beli celana di sahabat & balas budi.

    Ada tambahan sedikit cerita nih. Entah sugesti atau apalah sebutannya,barang barang yang Kubeli dengan cara seperti di atas bisa  lestari awet,seperti celana jean’s lainnya sampai kutung turun pangkat buat dipakai pas cuci cuci motor,sedangkan yang di beli di mall sudah pada sukses tak berbekas diangkat maling.

    Hanya bertutur tentang kejadian sehari hari,mudah mudahan ada manfaat positif. Persahabatan itu menyenangkan..

    * Sekitar sebulan setelah Aku posting tulisan ini,Ibunda sahabat telah wafat. Mudah mudahan diterima amal & ibadahnya *

  1. redbike92
    11 Juli 2012 pukul 11:39

    betul pak
    entah kenapa kalau beli atau dapet barang dari sahabat rasanya enak banget
    ya mungkin soalnya ada rasa pertemenan yang nempel di barang itu
    (lebay mode : on):mrgreen:

    • 11 Juli 2012 pukul 11:45

      Touching by heart… hayaah 🙂

  2. z1rider
    14 Juli 2012 pukul 05:55

    Indahnya persahabatan & jangan lupa “trust & relationship” mahal harganya😀
    http://z1riders.wordpress.com/2012/07/14/siapakah-lawan-sepadan-jupiterz1-dari-honda-jawab-belum-ada/

    • 14 Juli 2012 pukul 08:07

      Tepat..”trust & relationship” butuh waktu yang lama untuk membangunnya.

  3. 14 Juli 2012 pukul 09:16

    wah asiknya belanja online

    http://extraordinaryperson.wordpress.com

    • 14 Juli 2012 pukul 20:31

      Emang asek..tapi was was neh..

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: