Beranda > Opiniku, Sepanjang Perjalanan > Setengah Jam Lagi Berangkat

Setengah Jam Lagi Berangkat


         Pada dasarnya Aku suka teratur & terencana. Hanya kadang kondisi yang dihadapi tidak sama dengan rencana yang sudah disusun, kadang ada gagal ataupun melenceng. Kejadian berikut adalah yang melenceng lebih cepat dari seharusnya. Jangan ditiru yah..

        Siang siang pas jam makan siang dapat telepon dari relasi yang memang hari itu ada jadwal ketemu”Pak Saya tunggu sekarang,mendadak saya harus ke Lampung ,setengah jam lagi Saya mau berangkat,jangan lewat dari setengah jam ya” Bergegas bayar makan nengok jam dinding,wadhuh mepet amat waktunya. Keluar warung langsung ngibrit ke barat sama si oranye.

        Jalur dari kota Serang ke kota Cilegon sudah hafal luar kepala tapi,dalam waktu setengah jam apa cukup waktu bisa on time ? Sudah kebayang titik titik rawan kesemrawutan di jalur itu,juga kondisi lalu lintas tidak bakal selalu sama. Hanya mengingat pentingnya yah harus cepat meluncur. Berspekulasi gerak cepat ngebut selap selip kejar tayang waktu mudah mudahan bisa tepat. Setelah ngibrit sejadi jadinya  kayak dikejar massa akhirnya bisa tepat juga selamat sampai tujuan. Basa basi sedikit lalu transaksi. Bla bla bla terus pamit & misi terselesaikan.

      Cerita mirip mirip seperti di atas mungkin pernah Sampeyan alami. Tapi,coba Kita bayangkan bila dalam satu waktu & di jalur yang sama 10 orang motoris dengan alasan beragam harus nekad ngebut demi tepat waktu,apa nggak kayak balap liar kejadiannya. Sedangkan di jalan raya bersliweran kendaraan beraneka macam dimensinya & karakter pengendarapun beda beda,belum lagi adanya kendaraan putar arah,keluar/masuk gang ataupun para penyeberang jalan. Pemikiran seperti itu sering terlintas di kepala.

     Lalu bagaimana solusinya ? Sebaiknya kalau bikin janji lebih detail waktunya,jam berapa & dimana.Kalau memang waktu mepet coba ditawar bikin penangguhan waktu satu jam lagi. Estimasikan waktu perjalanan + toleransi waktunya. Sampai lebih awal tidak ada salahnya. Kita tentu tidak mau mengalami kejadian seperti di bawah ini kan ?

Wulandira

Sumber foto Fesbuk Banten News

Oke itu tadi sedikit cerita & pemikiran cethek dariku, sekali lagi jangan di tiru. Ada tambahan ?

  1. redbike92
    25 Juni 2012 pukul 08:09

    betul betul kalau buat janji harus ngitung waktu perjalanan
    kalau dibuatin janji harus ngitung waktu landing eh keberangkatan:mrgreen:

    • 25 Juni 2012 pukul 15:34

      Iya di kira kira gitu. Kalau memang salah satu fihak memang benar benar tidak bisa ketemu karena ada kepentingan lain mending di delegasikan ke yang lain. Bahasa gampangnya diwakili..,Trimakasih Bro Felix

  2. 25 Juni 2012 pukul 09:20

    buat janji harus di tepati hehe

    • 25 Juni 2012 pukul 15:35

      Kadang janji itu harus dibayar mahal dengan pengorbanan🙂 Trimaksih Bro Kharis

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: