Beranda > Melihat Sekeliling > Lebih Baik Mencegah

Lebih Baik Mencegah


       Dikarenakan suatu urusan berkenaan masalah kerjaan beberapa waktu lalu Aku harus menyempatkan datang ke sebuah workshop untuk menemui pemilik yang juga merangkap sebagai pelaksananya. Berhubung sedang tanggung kerja maka Aku dipersilahkan menunggu. Sambil menunggu senggang waktu dari (sebut saja “Bapak A”) Bapak A bekerja,sempat Kulihat lihat sekeliling area workshop. Wah lumayan maju juga nih usaha Bapak ini mengerjakan orderan mesin mesin press bata,gilingan padi & semacamnya.

    Sekilas workshop ini terlihat biasa. Hanya bila dilihat agak seksama kok ada yang kurang perihal keselamatan & kesehatan kerja. berikut hal hal yang menurutku kurang dibenahi (berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja)

  • Lokasi worksop adalah bekas tempat cucian mobil berlantai miring,di sebagian tengah berlobang memanjang (khas tempat cucian mobil) & hanya sebagian yang di tutup plat besi. Akan berbahaya bila pekerja lalai melangkah/tidak melihat lubang karena pandangan tertutup bahan kerja
  • Tidak ada satupun tabung pemadam kebakaran ataupun piranti pemadam sejenisnya.
  • Welder/Juru las tidak menggunakan sepatu safety(cuma pakai sandal) tidak bersarung tangan,tidak memakai kedok las(sesekali pakai kaca mata hitam yang entah aman atau tidak) & diperparah lagi sambil merokok (wow !!)

    Untuk helper gaya kerjanya juga mirip mirip. Pada gambarkedua, bisa Sampeyan perkirakan kejadian berikutnya bila sang Helper karena sangking asyik kerja tidak menyadari posisinya bergeser kebelakang beberapa jengkal.

   Meski sudah bertahun lalu Aku tidak berkecimpung di bidang steel struktur tapi masih sangat Ku ingat beberapa insiden kecelakaan kerja yang menimpa beberapa rekan kerja kala itu. dari yang rada ngeri seorang rekan terputus salah satu jari tangan (tertebas baling baling travo las),jari telunjuk hancur (terjepit tumpukan besi beam)jari kaki putus beberapa(tergilas roda crane) tangan terpelintir putaran mesin bor,sampai level berat yang membuat hilang nyawa. Ah..jangan lagi lah menambahi korban insiden kecelakaan kerja. Aku kira kita semua menginginkan saudara,rekan,atau tetangga kita berangkat kerja utuh pulangpun juga utuh,iya kan ?

    Buat  Sampeyan yang berencana bikin workshop sendiri, tulisan ini hanya sebagai pengingat saja bahwa safety itu bukan cuma slogan,norma norma keselamatan kerja itu mutlak. Buat yang sudah punya workshop sendiri,tulisan ini hanya sebagai pembanding saja,karena disinyalir masih banyak workshop yang melakukan praktek praktek gaya kerja yang tidak aman.

   Mudah mudahan sedikit tulisan sasar susur ini ada gunanya. Semoga berkenan,matur nuwun…

  1. 20 Mei 2012 pukul 16:56

    safety first,.,.keselamatan kerja nomor satu.,,.,.,.

    • 20 Mei 2012 pukul 17:03

      Mutlak,pengadaan alat alat keselamatan kerja bukanlah suatu pemborosan,biasanya sudah diperhitungkan di budget. Matur nuwun kunjungannya.

  2. redbike92
    20 Mei 2012 pukul 18:11

    si Boss rasanya harus mberesi masalah keamanan tempat usahanya
    kalau si anak buah kenapa napa, secara ekonomis (dan saldo kas-nya) dia rugi karena harus biayai rumah sakitnya sampe anak buah sembuh😄
    ya kak ngatman tau sendiri kan mahalnya biaya rumah sakit

    • 20 Mei 2012 pukul 22:06

      Sangat setuju pendapat Sampeyan,mungkin demi alasan low cost permasalahan keselamatan kerja di nomor tigakan. Walaupun tidak mengharapkan musibah tapi potensi kecelakaan di workshop sangat besar. Akan lebih baik bila pekerja didaftarkan jamsostek (walaupun jobnya PKWT) Maturnuwun sudah mampir..

  3. Aa Ikhwan
    23 Mei 2012 pukul 09:30

    yup betul..safety first sangat penting, terutama jg keadaan lingkungan kerja mesti safety😀

    • 23 Mei 2012 pukul 12:40

      Aa Ikhwan salam kenal. Betul itu pendapatnya. Tapi kadang dari sisi pegawainya kadang teledor. Piranti ada tapi tidak dipakai dengan alasan beragam. Setelah terjadi kecelakaan baru mikir… ah coba tadi..ah coba tadi… (sesal kemudian) Trimakasih sudah singgah.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: